Post Icon

DISCOURSE ANALYSIS (DA)

TITANIC MOVIE


44.12 - 47.54
 Participant:

1.      Cal
2.      Rose
3.      Jack Dowson
4.      Mr. Lovejoy

Context: On that night, rose ran toward the deck and look down the sea. She intends to commit suicide by plunging into the sea. Suddenly Jack Dowson come and save Rose. Then, Cal came withother guard ships were spotted Rose who fell along with Jack Dowson on the floor of the ship. Cal, who wakes Rose accuses Jack of has done something to Rose, but Rose told Cal that Jack had saved her and Cal gave Jack a gift because he has been save Rose.


1.      Cal       : Mr Lovejoy, I think $20 should do it.
2.      Rose    : ((Laugh)) Is THAT the going rate for saving the woman you love?
3.      Cal       : Rose is displeased
4.                    What to DO?
5.                    I know (0,4)
6.                    Perhaps you could join us for dinner tomorrow evening to regaLE OUR                 GROUP with your HEROIC TALE. (0,5)
7.      Jack     : SURE. Come me in.
8.      Cal       : ((smile)) Good. It’s settled then.
9.                    This should be interesting. (0,8)
10.                ((Leaving Jack and Mr. Lovejoy in ship’s deck))
11.  Jack     : ((whistle)) (0,5)
12.                Can I ... burn a SMOKE? (0,15)
13.  Mr. Lovejoy    : ((walking to Jack’s place and then giving a box of cigarette and Jack                       Dowson taking some of cigarette))
14.                            You’ll want to TIE those
15.  Jack                 : ((Looking to his shoes)) (0,5)
16.  Mr. Lovejoy    : It’s interesting.
17.                            The YOUNG lady slipped so SUDDENly and you still had time to                        remove you jacket and your shoes.
18.                            ((Leaving Jack lonely))

(0,18) ((the sound of music playing))

Rose sit in her room while combine her hair in front of the mirror. Suddenly, her boyfriend name is Cal open Rose’s room and meet her with bring a diamond box for given to Rose.

19.  Cal       : I know you’ve been melancholy (0,5).
20.                I don’t pretend to know why (0,5).
21.                I intended  to save this...until...the engagement ((inhailing))...gala next week  ((drag a chair)) (0,3)
22.                BUT ... I thought, tonight. ((giving a diamond neklace))
23.  Rose    : Good gracious ((holding a diamond neklace)) 
24.  Cal       : ((smile))
25.                Perhaps as a REMINDER of my feelings for you.

26.  Rose    : Is it//a...
27.  Cal       :      //DIAmond?Yes (0,6)
28.                56 carats to be exact ((wearing a neklace to Rose’s neck)) (0,7).
29.                It was worn by Louis XVI (0,5) and they called it Le Coeur de la Mer.
30.                //The Heart of the Ocean.
31.  Rose    ://The Heart of the Ocean.
32.  Cal       : Yes (0,10)
33.  Rose    : It’s overhelming
34.  Cal       : That’s for royalty (0,4) 
35.              : We are royalty Rose (0,9)
36.                ((Cal put his elbow in Rose’s dressing-table))
37.              : You know, there is nothing I couldn’t give you ... There is nothing I’d deny  you ... if you would not deny me (0,10) OH open your heart to me, Rose.
(0,26) ((Rose feel a diamond in her neck and that’s atmosphere in Rose’s room become confuse))
In the morning, Jack and Rose are walking together in deck and audible wave’s and sea breeze’s sound.

38.  Jack     : I’ve been on my own since I was 15.
39.                Since my folks died and I had no brothers or sisters or close kin in that part of the country.
40.                So I lit ON OUT of there and I haven’t been back since.
41.                You can just call me a tumbleweed BLOWING in the wind.
42.                ((laughing)) (0,4).
43.                WELL ROSE, we’ve walked about a MILE around this boat deck, chewed            over how great the weather’s been and how I grew up but I reckon that’s not   why you came to talk to me, is it? (0,5)
44.  Rose    : Mr. Dowson,//I
45.  Jack     :                       //JACK
46.  Rose    : Jack ... I want to thank you for what you did (0,4).
47.                Not just for ... for pulling me back but ... for your discretion.
48.  Jack     : You’re welcome.


Analysis:
In utterance 3-6 Cal stated that Rose upset with him and he asked what he should do to Rose but finally Cal knowing what should he do for saying thank you to Jack. Cal gave a prize of a dinner invitation tomorrow. Cal implicitly invites Jack because Cal didn’t want Rose angry and displeased because of him. The analysis of this part is just because Cal is an impatient and Cal take his floor directly.

In utterance 19-22 Cal knowing that Rose is listening melancholis music and he brought a diamond neklace’s box. A diamond neklace will give to Rose while the engagement gala next week but in utterance 22, the word BUT which it said Cal is contains element hurry. This thing because Cal didn’t want Rose falling in love with another person (Jack) so Cal given the diamond necklace at night. Cal implicitly for ambition is to get Rose. Cal take his floor directly.

In utterance 34,35 Cal said to Rose that they are royalty. 

In utterance 37 Cal said to Rose that there is nothing he couldn’t give Rose. Cal said all that so Rose knowing that Cal loves her but this sentences tell Rose for open her heart to Cal. This sentences implicitly that Rose doesn’t fall in love with Cal. The analysis of this part is just because Cal is an ambitious to get Rose.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Kertas Putih

Ada hal yang bisa diungkapkan dengan kata-kata ada juga yang tidak. Lebih sulit untuk jujur pada diri sendiri tentang sesuatu yang terjadi. Ibaratkan sepucuk kertas putih, masih suci hingga ada satu titik yang merusaknya. Itu yang dinamakan suatu kepercayaan.

Lebih jujur pada diri sendiri walaupun terkadang sulit, tapi cobalah belajar sedikit demi sedikit. Jujur itu mudah, tergantung definisi dari kita untuk memaknai arti dari jujur itu sendiri. Mungkin sulit, tapi kita tidak pernah tahu bagaimana dan seperti apa jujur itu harus diungkap.

Kau pilih yang mana? Jujur diawal dengan rasa yang menyakitkan atau tidak jujur demi kebaikan? Mungkin itu dua persepsi yang sama-sama sulit, tapi kita tidak pernah tahu kita bisa apa tidak memaknai persepsi itu sendiri. Kamu tahu? Apa letak kesalahanmu hingga mereka membencimu? Coba kau tanyakan pada hatimu sendiri, sanggup tidak hati kamu menerima kejujuran itu. Mengapa?

Kau tahu banyak tentang kejujuran, tapi apa kau pernah melukis suatu imajinasi dengan tinta-tinta yang tergores dengan nyamannya. Apa kau bisa menyembunyikan suatu guratan diatas senyum palsumu? 

Kau tahu banyak meskipun perih dan sakit yang kau terima tapi kau berusaha untuk jujur. Dengan begitu, hidupmu akan mudah untuk kau langkahi. Disana, disana ada tahap demi tahap yang menunggu penantianmu dengan sabar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

JUJUR

Di suatu siang yang panas, terik mentari sedang hangat-hangatnya menyinari, duduk dua orang sahabat menghiasi taman tersebut.
"Vir, Maaf gue nggak bisa ngelanjutin ini.."
"Kenapa Tom, bukannya lho dari awal yang menyetujuinya, terus gue gimana?"
"Iya Vir, tapi....
"Tapi apa? Kita udah temenan lebih dari 10 tahun dan loe sama sekali nggak mau bantu gue?"
"Iya Vir, gue ngerti tapi...?
"Apa?"
"Gue...gue...gue...hm...gue suka sama loe Vir.."
"Ah, Tom...tapi...gi..gimana bisa?"
"Vir, gue suka sama loe dari SMA, gue sayang sama loe, gue nggak bisa ngungkapin ini ke loe, karena gue nggak mau persahabatan kita hancur hanya karena cinta, tapi disaat loe suka sama Rendi, loe jadiin gue mata-mata elo, loe jadiin gue tempat curhat tentang Rendi, gue sakit Vir, loe tahu rasa sakit ini melebihi ketika dapet nilai E di mata kuliah Pak Budi, loe tahu kan, gimana sakitnya ketika kita menyukai orang tetapi nggak berani ngungkapinnya, loe tahu kan gimana sakitnya gue ketika semua yang kamu tahu hanya Rendi..Rendi..dan Rendi, sakit Vir..

Tetes demi tetes butiran itu terlepas dari mata indah Vira, teman yang menghiasi hidupnya selama 10 tahun memendam perasaan yang lebih dari yang dia ketahui. Tak disangkanya, selama ini dia secara tidak sengaja telah menyakiti hati Tomi, hingga suatu hari Tomi enggan untuk membantunya mencari tahu tentang Rendi, Tomi berubah...dan inilah alasan kenapa Tomi berubah. Pelan-pelan diusapkannya airmata yang membasahi pipi manis itu, Tomi sadar, apa yang dilakukannya telah menghancurkan hati gadis yang dia cintai, tapi disisi lain Tomi ingin agar gadis itu memahaminya.

"Maaf Vir, maafin gue..."
"Hm, nggak papa kok Tom, gue hargai kejujuran kamu, gue nggak ngerti apa yang harus gue bicarain sama kamu, maafin gue, selama ini gue terlalu sibuk dengan Rendi, sampai gue nggak pernah tahu isi hati kamu, maafin gue Tom, gue pikir kita hanyalah sahabat, kakak adikan...ternyata loe memendam perasaan sayang ke gue. Gue hargai perasaan kamu Tom, sebenarnya nggak ada kata lain yang bisa gue utarain ke loe, Makasih banyak udah jujur ke gue, Tom. Gue sayang loe...Gue terlalu naif aja untuk membuka hati gue buat loe, gue juga takut akan ngehancurin persahabatan kita Tom..Gue sayang elo Tom...gue nggak mau kehilangan loe.

Tomi terkejut apa yang Vira ungkapin tentangnya...ternyata sama...perasaan itu tidaklah bertepuk sebelah tangan, perasaan itu indah, seindah yang mereka berdua harapkan..

"Jadi kita?"
"Iya sayang, I Love You" ujar Vira mencubit kedua pipi Tomi..
"Lalu Rendi?" tanya Tomi
"Lupain sayang, sekarang hanya ada kita, AKU dan KAMU, nggak ada Rendi, yang ada hanya KAMU, satu-satunya cowok yang berhasil merjuangin aku selama 10 tahun ini.  Makasih udah jujur sama aku, makanya sayang, jangan dipendam sendiri...hahahahaa.... I Love You..
"I Love You too sayang" ujar Tomi mencium manis kening Vira...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Ini Soal Rindu

Ini soal rindu, yang hadir di hati dua insan. Berbelok arah, hilang entah kemana. Ini soal rindu yang tidak bisa diungkap, melewati ribuan kepura-puraan yang meradang. Ini soal rindu yang mungkin tak bisa dirasakan oleh siapapun kecuali oleh pemilik hati itu sendiri. Menggebu-gebu diatas butiran tetes yang mengalir. Jatuh membasahi nurani yang mendalam karena hati telah kecewa. Ini soal rindu, yang hadir...tak mampu kau raih, tak mungkin kau ungkapkan, hanya kepada hatimu saja yang berani kau hempaskan. Ini soal rindu, yang jaraknya beribu-ribu memisahkan, tetapi mereka masih dapat dipertemukan. Mungkin memang soal rindu, rindu yang datang dan pergi sesuka hati. Dipaksakan harus melawan sebuah kenyataan pahit yang membelenggu kisah-kisah. Ini soal rindu, yang harus terluka akibat ketidakjujuran hati. Menghempaskan seluruh rasa dan keingintahuan. Datar, tanpa makna, pergi menjauh, merelakan, melepaskan....
Ini soal rindu, dimana tak ada lagi kepastian hati. Merelakan kisah itu pergi dengan bahagia. Memaknai setiap arti dari senyuman yang tergurat diwajahnya. Ini soal rindu, yang mengharuskan melakukan pengorbanan, menyakiti hati itu, supaya melihat insan-insan itu menyunggingkan kebahagiaan. Ini soal rindu, yang rela berpisah dari hatinya, berkorban tanpa terlihat. Ini soal rindu, yang sudah hilang dan atau mungkin tak akan pernah kembali lagi. Ini soal rindu yang sudah mati karena menunggu dan terus menunggu........

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Bahagia

Apa yang spesial dari tempat ini? Kurasa, selain tempatnya nyaman, ada satu hal yang tak bisa aku tinggalkan disini. Kamu...
Iya, kamu begitu indah dengan alunan piano itu, kamu begitu nyata adanya. Pertama aku melihat kamu, kamu begitu sempurna dengan melodi-melodi yang kau ciptakan itu. Ditemani segelas lemon tea yang kuminum, aku begitu menikmati permainan piano itu. Tak kusangka, aku terhanyut dan terpukau karenanya.
Aku melihatmu begitu nyata, saking nyatanya, aku ingin memilikimu. Indah, hanya itu yang bisa kusebut. Kau menghampiriku dengan senyuman tulus itu, duduk di depanku. Aku, hanya terpukau melihatmu. Dia yang selalu buat aku  nyaman berada ditempat ini. 
Ada hal lain yang lebih dari sekedar rasa kagum padanya. Ketika dua pasang mata ini bertemu dengan matanya, mata yang selalu menatap ke arah bahagia itu. Apakah ini yang dinamakan bahagia?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Posesif

"Sory ta, gue harus pergi" ujar Tiara
"Tapi besok kesini lagi kan" tanya Tata
"Iya ta, gue besok kesini kok, gue buru-buru ini, cowok gue marah" ujar Tiara
"Oke" sahut Tata

"kemana aja sih kamu, ditungguin lama banget, gue udah setengah jam yang lalu nangkring di motoran, loe ngertiin gue dong" bentak Rivan, cowok Tiara.
"Maaf sayang, tadi ada urusan sebentar" jawab Tiara

Ibarat kata, mereka berdua hidup penuh arti. Tetapi  satu dari yang lainnya ingin kebebasan yang utuh. Memangnya kayak gitu yang namanya cinta. Dia aja nggak ngasih kebebasan buat loe berjuang, yang dia tahu hidup loe adalah hidupnya dia. Dia yang mengatur hidup loe, loe harus nurutin apa kata dia. Memangnya loe nggak capek? Si cewek berusaha menyingkirkan negative thinkingnya tentang si cowok. "Ya, nggak apa-apa sih, itu bukti dia care sama gue. "Iya, terserah loe ajalah, kalau gue jadi elo, seharusnya cinta itu nggak saling mengatur. Cinta memang saling memiliki tapi apa cinta punya hak untuk memiliki hidup kita? Bukan cinta namanya, jika dia mengatur kebebasan kita hanya karena dia nggak mau kehilangan kita. Bukan sayang namanya, jika dia nggak percaya kata-kata kita. Cinta itu bukan tentang dia harus selama-lamanya sama kita, tapi tentang dia yang mengerti kita apa adanya tanpa harus merubah kita. :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Rindu

Rindu...
Mengapa rindu tak kunjung hadir?
Mengapa setiap detik selalu gelisah?
Rindu...
Pejamkan mata dan rindu itu akan hadir.
Hadir di setiap mimpi yang memelukmu erat.
Rindu itu...
Dia yang mengajarimu cara melangkah dengan pasti.
Mengajari cara untuk mengungkapkan hatinya.
Rindu itu...
Setiap angan yang kau terbangkan, begitu berarti.
Setiap jiwa yang dapat kau satukan, begitu sempurna adanya.
Seperti bintang yang hadir, ketika kau terbangun dari lelapnya.
Rindu itu...
Kamu...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS